Wanita-Wanita Muslim Ini Berhasil Merebut Simpati Warga Australia

Islam adalah agama minoritas di Australia. Pada sensus 2011, tercatat penduduk Australia yang memeluk agama Islam ada di angka 2,2 persen.

Bukan jadi rahasia umum, isu rasial dan diskriminasi masih dialami kalangan muslim di Negeri kanguru ini.

Tapi, tahukah anda, bahwa tidak sedikit kalangan muslim yang mampu menjadi tokoh berpengaruh dan disegani di Australia. Bahkan, beberapa di antara mereka adalah wanita.

Berikut, wanita muslim yang menjadi tokoh berpengaruh dan disegani di Australia, simak apa yang telah mereka lakukan :


1. Sarah Baarini


Baru berusia 17 tahun, tapi cewek asal Melbourne ini sudah dikenal sebagai seorang filantropis (dermawan) yang populer di Australia.

Dia menerima anugerah Wyndham Council’s Mayoral Youth Award untuk pengabdian masyarakat dan kepemimpinan.

Di masa remaja, Sarah sudah memimpin sejumlah lembaga amal dan penggalangan dana untuk berbagai misi kemanusiaan dan kesehatan.

Sarah saat ini masih duduk di bangku SMA, dan bercita-cita untuk melanjutkan sekolah di bidang hukum, sambil melanjutkan kegiatan kemanusiaan yang ia pimpin.


2. Frida Deguise


Ibu empat anak ini dikenal sebagai komedian stand up populer di Australia. Meski seorang muslim, Deguise tak risih melemparkan guyonan-guyonan 'nakal' di atas panggung stand up comedy.

Katanya, ia ingin menunjukkan bahwa muslim juga sama saja dengan masyarakat lain yang suka bercanda.

Ia berasal dari keluarga Libanon,dan baru memakai hijab ketika usia 23.

Yang hebat, tak hanya seorang komedian, dia juga dikenal sebagai perancang busana berbakat.

Gaun karyanya, dipakai oleh Miss Australia di ajang Miss Universe tahun ini, dan mendapat penghargaan sebagai gaun terbaik.


3. Susan Carland


Dokter yang satu ini baru saja menarik perhatian dunia lewat aksi menyumbang 1 dolar Australia, untuk setiap tweet bully yang ia terima. Ia memang sering menjadi sasaran bully gara-gara ia seorang muslim dan memakai hijab.

Susan merupakan mualaf di usia 19 tahun. Ia masuk Islam karena kesadaran sendiri, bukan karena pengaruh orang lain.

Susan menerima gelar Phd dari Monash University, setelah menulis studi tentang komunitas muslim di Australia.

Ia juga sering menyuarakan perjuangan melawan Islamphobia di Australia.


4. Randa Abdel-Fattah


Keturunan Palestina-Mesir ini terkenal sebagai penulis populer di Australia.

Novel debutnya, berjudul 'Apakah kepalaku Terlihat besar Dengan ini?' sukses berat, menceritakan kisah cewek muslim berusia 16 tahun yang memutuskan memakai hijab.

Randa adalah lulusan fakultas hukum dari University of Melbourne, dan merupakan anggota dari sebuah parpol di Australia.

Ia juga sempat mengikuti pemilihan anggota parlemen di Australia.


5. Kapten Mona Shindy


Yang satu ini mencuri perhatian setelah menjadi perwira militer pertama Australia yang mengenakan hijab. Dia merupakan perwira AL Australia.

Tak tanggung-tanggung, Kapten Mona menjadi kepala dari program peluncuran misil.

Berasal dari keturunan Mesir-Australia, Kapten Mona mengaku terus berharap bahwa suatu saat akan benar-benar tercipta perdamaian di dunia.



Loading...
loading...

Leave a Comment