Wanita ini Kaget Lihat Ibu Merangkak Keluar Toilet, Dan Menangis Begitu Tahu Diluar Ada Ini...

Seorang anak pastinya menyadari jika jasa dan pengorbanan seorang ibu tentu tak akan pernah bisa dihitung dan dibalas dengan apapun juga.

Sedari kecil, banyak hal sudah dilakukan seorang ibu kepada anaknya yang berharap kelak anaknya bisa tumbuh besar dan membanggakan kedua orangtua.
Saat usianya sudah lanjut, sudah tugas anak untuk membalas semua jasa orangtua termasuk seorang ibu.

Bentuk bakti seorang anak kepada orangtua yang sudah renta mungkin tak akan bisa membalas jasa dari mereka selama ini.
Namun bakti itulah yang akan membuat orangtua bisa menjadi lebih bangga sekaligus bahagia dengan anaknya, hingga akhir hayat mereka.

Hal ini pula yang dirasakan seorang wanita bernama Mary Anni.
Bahkan kisah yang penuh airmata ini dituangkannya ke dalam postingan di akun Facebook pribadinya.
Mary mengatakan kalau ia melihat dengan mata kepalanya sendiri, ketika seorang anak menunjukkan kasih sayangnya kepada ibunya.
Saat itu Mary, yang berasal dari Malaysia, mengaku melihat seorang wanita keluar dari dalam sebuah toilet.

Mary terkejut melihat ibu ini keluar toilet dengan cara merangkak.
Saat itu sang anak ternyata menunggu di luar dengan raut wajah penuh kekhawatiran.
Mau tahu apa yang terjadi selanjutnya?
Silahkan simak postingan Mary dibawah ini.

"Ketika saya melangkah masuk ke toilet wanita di bandara, terlihat seorang lelaki botak, berbaju motif lingkaran, berdiri di depan pintu toilet wanita.
Pria ini seperti sedang mengamati kondisi toilet wanita.
Matanya bergerak kesana-kemari seolah sedang mencari sesuatu.
Saya sempat melihatnya tersenyum sebentar, tapi wajahnya berubah menjadi serius lagi.

Meski sempat merasa curiga, saya tetap bergegas melangkah masuk ke dalam toilet karena sesudahnya masih ada urusan yang harus segera saya selesaikan.
Memang saya harusnya merasa risau dan waspada dengan pria tadi.
Sering saya dengar ada kejadian tidak mengenakkan terjadi di toilet wanita.
Tapi entah kenapa saya tak merasa curiga atau takut pada saat itu.

Keluar dari bilik toilet, saya langsung mencuci tangan di wastafel.
Tiba-tiba saya mendengar suara seperti berdehem dari belakang saya.

 

‘Mak, sudah belum mak?’
Saat itu saya kira ada orang lain dalam toilet, padahal saat masuk saya tak merasa ada siapa-siapa di dalamnya.
Saat asyik membersihkan tangan, pintu toilet di belakang saya tiba-tiba terbuka.

Saya bahkan tak mendengar suaranya saat dibuka.
Saat itu saya mendengar suara seperti ada yang baru saja keluar dari dalam toilet.
Tapi saya tak lihat siapa orangnya.
Tak lama kemudian, saya justru melihat dari cermin ada wanita tua merangkak dan berusaha keluar dari dalam toilet.

Ya, wanita ini merangkak.
Saya terkejut, tapi bukan karena takut.
Saya terkejut karena apa yang saya lihat tak pernah saya duga sebelumnya.
Wanita tua itu merangkak perlahan dan sempat tersenyum pada saya ketika dia keluar dari dalam toilet.
"Mak, sudah belum mak?"

Lagi-lagi saya mendengar suara ini dari luar pintu toilet yang ternyata suara pria di luar toilet yang saya temui tadi.
"Sudah," jawab wanita tua tadi sambil terus merangkak keluar dari toilet.
Saya sempat mundur beberapa langkah dan melihat pria tadi menyambut wanita itu  yang ternyata ibunya.
Dia bersihkan telapak tangan wanita itu dan membantu sang ibu agar bisa mengatur posisi badannya.
Dalam tempo sekejap, saya lihat betapa lembutnya pria ini mengurusi ibu itu.
Jilbab sang ibu sempat dirapikannya.

Bahkan pipi sang ibu yang sudah berkerut itu sempat disentuhnya.
"Maaf mak saya tak bisa masuk tadi," ucapnya.
Sang ibu tersenyum mendengarnya.
Oh… Indahnya pemandangan itu bagi saya.
Perlahan-lahan pria ini meletakkan tangan ibunya ke bahunya.

Seketika ia berdiri dan menggendong tubuh snag ibu di punggungnya.
"Sudah mak? Boleh saya berjalan sekarang," ucapnya dengan nada yang sangat lembut.
"Berjalanlah..." balas sang ibu dnegan pelan pada saat itu.
Melihat mereka yang sudah pergi menjauh, saya tak kuasa melihatnya dan langsung menangis.
Perasaan bercampur aduk pada saat itu.

Pria itu beruntung masih diberi kesempatan berbakti pada ibunya.
Semoga Allah memberikan kesempatan yang sama bagi kita dan anak-anak kita.
Jika ibu sudah tiada, maka doa kitalah yang sangat berharga.
Jangan berhenti berdoa untuknya.
Semoga kita nanti bisa dipertemukan dengan orangtua di surga nanti.

---
Cerita mengharukan yang dialami wanita ini langsung menjadi viral, setelah diunggah pada 14 Januari 2017 yang lalu.
Walau kisahnya sudah berlangsung lama, masih ada netizen yang merasa terharu membacanya.

Kisah wanita ini kembali membuka mata kita bahwa saat orangtua masih hidup, sudah selayaknya kita memanfaatkan waktu tersebut untuk menunjukkna bakti kita sebagai anak kepada mereka.
Jangan sampai kita melupakan merkea dan baru menyesal saat orangtua sudah tidak ada lagi.

Loading...
loading...

Leave a Comment