Wanita Cantik yang Bunuh Bayinya di Dalam Freezer Adalah Istri ke Empat


Untuk mengetahui tempat SA, perempuan melahirkan bayinya yang disimpan dalam freezer, Tribun mencoba menelusuri keberadaan rumah di Jalan Lestari RT 21, Kelurahan Karang Harapan.

Tribun sempat mengalami kesulitan menemukan rumah tersebut, karena informasi yang didapat, SA tinggal di Juata Laut, ada juga yang bilang tinggal di Sebengkok Tiram.

Tiba di rumah SA terlihat rumah warna warni bentuk minimalis terlihat sunyi. Setelah diketuk beberapa kali tidak ada satupun yang keluar dari dalam rumah. Ternyata pintu depan yang dilengkapi terali besi digembok dari luar.

Melihat ini, Tribun mencoba menanyakan tetangga sekitar yang tidak jauh dari rumah SA. Salah seorang tetangga yang namanya enggan dikorankan mengungkapkan, SA sudah satu tahun tinggal di rumah tersebut bersama anak, ibu, dan suaminya.

"Selama tinggal di rumah itu, SA tidak pernah menegur tetangga, karena orangnya cuek saja. Bahkan waktu pindahan di rumah itu tetangga tidak ada yang diundang. Saya juga dengar rumah yang ditempati itu mau dijual, tuh di dinding ada tulisannya rumah dijual," ujarnya.

Menurutnya, SA merupakan istri keempat dari pria berinsial DO. "Siapa sih yang tidak tahu DO, orang itu kan banyak istrinya. Nah SA ini istri keempat. Saya juga tidak tahu apakah SA ini istri siri atau istri dinikahi secara resmi," katanya.

Ia mengaku, sekitar pukul 10.00 Wita, Kamis (3/8) melihat sejumlah polisi masuk dalam rumah tersebut mengambil kulkas.

"Saya pikir tadi itu kulkasnya mau dibeli polisi, eh ternyata barang bukti, yang mau diamankan polisi. Tadi pagi pas polisi mengambil kulkas masih ada ibu dan anaknya SA. Tapi setelah itu mereka pergi keluar," ujarnya.

Tetangga SA mengungkapkan, di dalam rumah itu, SA tinggal bersama anaknya berusia 1 tahun bernama Bianca, bunda SA, serta DO.

"DO kadang‑kadang saja saya lihat datang naik mobilnya ke rumah itu," ujarnya sambil menunjuk rumah SA. Dia sama sekali tidak menyangka, apabila SA tega menyimpan bayinya dalam frezzer.



Loading...
loading...

Leave a Comment