Terungkap! Ternyata Wanita Ini Yang Teror Order Go-Food Fiktif

 Beberapa waktu yang lalu, media sosial tengah dihebohkan adanya kisah orderan Go-Food fiktif yang merugikan seorang pengemudi (driver).

Kisah itu bermula saat seorang pengemudi yang mendapatkan orderan Go-Food berupa Bebek Kaleyo dengan jumlah total belanja sebesar Rp 225 ribu.

Diketahui pesanan atas nama Julianto S itu ternyata fiktif dan sudah terjadi sebanyak lima kali karena saat diantarkan, mendadak nomor pemesan tidak bisa dihubungi lagi.

Sebelum Bebek Kaleyo, makanan seperti martabak dan soto juga sempat menjadi orderan fiktif dan rata-rata jumlahnya di atas Rp 200 ribu.

Kejadian tersebut terjadi di Gedung Danamon yang terletak di Gramedia Matraman, Jakarta.

Kisah ini pada awalnya diungkapkan oleh akun Facebook bernama Achmad Zihad pada statusnya, Rabu (5/7/2017).

"Astagfirullah, baru tadi!!!

Kasihan bangett nih rekan kita, dapet Opik GoFood Sate Khas Senayan Rp 230 ribu.

Dan ternyata udah 5x sama kejadian baru ini semenjak 2 hari yang lalu.

Kata Security kemaren Ojol (Ojek Online) dapat Opik ada Martabak, Soto dll.

Rata-rata yang jumlahnya diatas 200 ribuan padahal seblom diorder, sudah ditelp dan sudah diConfirmasi..

HATI HATI nih buat para OjoL, klo dpet Orderan Gofood APAPUN ats nama JULIANTO S dan anternya di Gedung Danamon samping Gramedia Matraman JANGAN DIAMBIL…"

Kisah ini pun kemudian menjadi viral di media sosial dan ramai diperbincangkan oleh para warganet.

Setelah beberapa hari berlalu, muncul sebuah klarifikasi dari akun Facebook Eris Riswandi dan juga dari Julianto S yang dianggap sebagai pelaku dari orderan fiktif Go-Food ini.

Dari klarifikasi itu, ternyata Julianto S adalah korban dari seseorang yang ternyata menaruh dendam kepadanya dan kemudian memesan Go-Food atas nama dirinya.

Melalui akun Facebook-nya Eris Riswandi menjelaskan bahwa Julianto S bukanlah pelaku dari orderan fiktif Go-Food tersebut.

Dikatakan ada seorang wanita yang merasa cintanya ditolak oleh Julianto yang kemudian 'membalas dendam' dengan cara memesan Go-Food secara bertubi-tubi hingga mencapai nominal Rp 1 juta.

Namun, untuk rumor tersebut memang belum terbukti benar atau tidaknya. Bahkan, orderan tersebut tidak berhenti sampai di Go-Food saja, bahkan orderan sampai ke pilih Go-Box.

Ia pun mengimbau para pengemudi Gojek untuk tidak mengambil orderan atas nama Julanto S yang beralamatkan di Gedung Danamon Matraman lantai 5.

Akun Facebook Eris Riswandi juga memberikan perkembangan terbaru bahwa pada, Kamis (6/7/2017) Julianto sudah di PHK dari perusahaannya karena masalah ini.

Sementara sampai hari ini, Jumat (7/7/2017) orderan atas nama Julianto S masih terus mengalir.

Simak selengkapnya di sini!



"CINTA DI TOLAK.. PASUKAN GO FOOD DI KERAHKAN.

Kejadian DRIVER GOJEK yg memesan makanan seharga 200rb bukanlah korban utama dari kejadian ini. Katakanlah xx orang gila yg memesan bertubi tubi dan memakai identitas JULIANTO S yg sekarang sudah viral dan namanya menjadi hancur.

2 hari belakangan tiba-tiba banyak yg memesan GoFood atas nama Julianto padahal yg bersangkutan TIDAK MEMESAN, bahkan satu per satu di bayar krn kasihan dengan Driver GoJeknya, 600rb totalnya sudah terbayar, menambah lagi pesanan ini itu hingga 1jt.

Saking sudah kewalahan 1 lantai karyawan teman nya Julianto ikut patungan membayar satu per satu Go Food yg datang.

Menurut Driver yg memesan itu suara cewek, rumornya sih ada cewek yg naksir Julianto ini cuma di tolak, mungkin ini blm terbukti.

Tapi tersangka update profile picture nya kok KTP Julianto ya?? Hari ini pesanan online makin GILAAA bahkan gak hanya Go Food ada juga GO BOX, edan gak? dasar Phsyco.

Julianto skrng merasa ketakutan karena dia di cari banyak Driver Go Jek padahal dia juga KORBAN.

Dia bahkan tidak mengaktifkan HP nya tapi pesanan itu terus datang bertubi tubi.

Jadi BEWARE GUYS kalau ada pesanan atas nama JULIANTO S dan pemesanan dikirimkan ke Danamon Matraman lt.5, KALAU BISA JANGAN DIAMBIL. Saat ini sudah di laporkan ke pihak KEPOLISIAN semoga pelakunya segera tertangkap. MOHON DI SHARE GUYS.



Loading...
loading...

Leave a Comment