Suami yang Baik Pasti Mendukung Istri Saat Hamil Dengan Melakukan Ini

Oleh: dr. Sophia B. Hage

Saat hamil seorang perempuan mengalami  banyak perubahan baik secara fisik maupun mental. Dari segi fisik akan mulai timbul keluhan seperti nyeri punggung, nyeri perut atau kembung, leher kaku atau pegal, bahkan kaki bengkak. Melakukan relaksasi dengan beristirahat atau tiduran atau berendam di bak mandi tentu membantu, tetapi tentunya tidak ada yang lebih baik daripada dipijat atau disayang oleh suami bukan?

Justru saat-saat seperti inilah yang akan memperkuat hubungan suami-istri dan peran suami siaga tentunya akan membuat istri makin bangga akan suami. Lalu adakah hal-hal tertentu yang harus diketahui oleh suami sebelum memijat istri? Simak beberapa tips berikut ini:

  1. Pastikan dokter memperbolehkan istri Anda untuk dipijat saat hamil. Pada umumnya, melakukan pemijatan di luar wilayah perut saat sedang hamil tidak akan menimbulkan bahaya. Akan tetapi, pada beberapa keadaan tertentu, misalnya varises atau pemasangan pen yang menyebabkan pemijatan tidak boleh dilakukan.
  2. Pastikan kamar atau ruangan yang dipakai untuk memijat cukup hangat dan nyaman. Tidak ada salahnya mematikan lampu utama dan menyalakan lambu baca, serta memasang lagu yang menenangkan sehingga dapat membantu istri Anda relaksasi.
  3. Pastikan posisi istri Anda nyaman, pemijatan dapat dilakukan di atas tempat tidur sambil istri Anda duduk membelakangi Anda atau di atas kursi yang empuk tanpa sandaran punggung sambil ia membaringkan kepala ke meja di depan kursi. Dapat juga di atas tempat tidur, istri Anda berbaring ke samping, yaitu di sisi kiri tubuh. Hindari posisi telungkup dan telentang. Tujuannya supaya bagian punggung dan leher istri bebas sehingga Anda dapat melakukan pijatan dengan benar, kemudian menjaga supaya perut istri Anda tidak tertekan, serta memastikan aliran darah ke rahim tetap baik.
  4. Lakukan pijatan ini; letakkan kedua telapak tangan Anda di punggung bawah istri dan sambil memberi tekanan ringan, gerakkan kedua telapak tangan ke atas. Ketika sampai di leher, gerakkan telapak tangan Anda ke bahu dan kemudian arahkan kembali ke punggung bawah melewati garis yang sama ketika naik. Ulangi gerakan ini 3-4 kali dan usahakan tanpa henti.
  5. Kemudian lanjutkan dengan pijatan ini; letakkan kedua telapak tangan Anda kembali di punggung bawah istri dengan ibu jari berdekatan dengan tulang belakang. Jangan menempatkan ibu jari di atas tulang belakang, tetapi di masing-masing sisi dari tulang belakang. Gerakkan kedua ibu jari dengan gerakan sirkuler atau melingkar. Sambil melakukan gerakan melingkar, arahkan secara perlahan ke atas menuju punggung atas. Setelah mencapai punggung atas, gerakkan tangan sambil terus membentuk lingkaran ke leher atas dan berhenti di bahu. Ulang gerakan ini 3-4 kali. 

Tidak terlalu sulit bukan? Pijatan-pijatan sederhana tersebut dapat membantu meringankan keluhan seperti nyeri punggung danleher kaku pada istri Anda saat hamil. Selain itu, tentunya istri Anda akan sangat menghargai bentuk bantuan yang Anda berikan dengan pijatan sederhana tersebut.

 

Loading...
loading...

Leave a Comment