Seperti Apa Kira-Kira Sosok Kita Sebagai Orang Tua Dimata Anak?

Seperti apakah kira-kira sosok kita dimata anak kita..?

Jika ada seseorang yang bertanya pada anak kita, "Seperti apakah sosok ayah atau bundamu nak ?"

Apa ya kira-kira yang akan dijawab oleh anak kita ?

Bila para orang tua yang diminta untuk mengumpulkan pendapat SEPERTI APA ANAK KITA DI MATA KITA ORANG TUANYA?, maka terkumpulah masukan seperti ini..:

- Nakal
- Tukang jajan
- Males belajar
- Suka ngambek
- Suka maksa minta dibelikan sesuatu
- Suka teriak-teriak
- Suka bertengkar, rebutan, pukul-pukulan
- Suka membantah dan banyak alasan
- Susah tidur, malas.
- Gak bisa diam
- Maunya main terus.
- Susah makan
- Gak nurut
- Tidak mau bantu orang tua
- Manja / tidak mandiri
- Suka nyuruh-nyuruh atau memerintah
- Tidak bisa mengerti kesulitan orang tua.

Wah luar biasa mahirnya kita (orang tua) ya..??!

Cuma membutuhkan waktu 10 menit saja, kita sudah memiliki daftar panjang tentang hal-hal buruk anak kita.

Hanya sayangnya kita sering lupa untuk membalik pertanyaan itu sekali-sekali agar terjadi keseimbangan. Dan dari sanalah kita bisa mengevaluasi diri dengan melihat sudut pandang anak terhadap kita.

Jika sosok anak dimata kita itu sich biasa, tapi jika kita coba melihat sosok kita dimata anak kita itu baru Luar Biasa ! dan semoga kita termasuk kedalam orang-orang tua yang Luar Biasa.

Nah sekarang mari kita melatih diri kita untuk mengevaluasi diri, dengan cara mengajak anak kita bekerjasama memberikan pendapat dengan membuat serangkaian daftar "Seperti apa sich mama atau papa dimata kamu...?"

Dalam proses ini berikan kepercayaan penuh pada anak untuk bisa menuliskan menurut versi dia dengan sejujur-jujurnya, jangan ada semacam proses mempengaruhi, menyangkal seperti “ah perasaan mama gak begitu dech..” atau bahkan mengintimidasi.

Percuma saja jika anak anda tidak memberikan sudut pandang pribadinya yang terjujur tentang orang tuanya.

Yang kita utamakan adalah bukan salah atau benarnya daftar tersebut; tapi kita belajar memahami kesan orang lain terhadap prilaku kita yang selama ini selalu kita rasa baik-baik saja.

Ayo segera kita mulai.....,

Ambil secarik kertas, dan Ballpoin atau mungkin dengan mengetik di komputer. Mulai minta anak kita menuliskannya

Loading...
loading...

Leave a Comment