Selalu Tercium Aroma Busuk Menyengat Usai Lahiran ! Wanita Ini Nekat Rogoh dan Ternyata Benda Ini Sumbernya!!

Bisa melahirkan bayi dengan lancar adalah sebuah hal yang sangat membahagiakan. Namun seorang wanita dari provinsi Anhui, Tiongkok, sebut saja namanya Yuan,
merasakan hal yang berbeda. Ia tidak pernah menyangka, setelah melahirkan,

ia harus melewati masa-masa yang sangat sulit ini.
Perutnya membengkak seperti bola, susah buang air, tidak dapat duduk dan bediri,
serta tubuhnya penuh aroma busuk.
Belum beberapa lama ini, ia sungguh tak tahan lagi, secara tak sengaja ia memegang sebuah benda aneh
yang berasa dari dalam tubuhnya. Ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit, dan secara mengejutkan,
dokter mengeluarkan sebuah kain kasa yang dipakai rumah sakit dari tubuhnya.

3 hari setelah melahirkan, perutnya bengkak seperti bola. Yuan yang berumur 30 tahun ini,
pada tanggal 13 Mei siang melahirkan putri keduanya di rumah sakit An Qing.
Yuan melahirkan anak pertama nya secara caesar, namun anak keduanya ini ia lahirkan secara normal.

Namun tak disangka, ia malah harus menanggung sakit yang cukup berat setelahnya.
"Jika lahir normal, seharusnya bisa keluar rumah sakit lebih cepat.
Namun, setelah melahirkan hari ke-2, perutku malah membengkak dan aku sama sekali tak bisa turun dari ranjang."
Yuan mengatakan bahwa dia awalnya mengira mungkin tubuhnya terlalu lemah,
dengan berbaring sebentar lagi juga akan baik-baik saja. Namun, sampai hari ke tiga,
perutnya semakin membengkak seperti orang hamil lagi.

"Perutnya sama seperti saat anaknya belum dilahirkan", jelas ibu mertua Yuan pada wartawan,
"dokter mengatakan bahwa dia terlalu sedikit bergerak, harus turun dan pergi ke wc."
Saat Yuan memaksa untuk turun dari rajang, ia tidak tahan dan tak sampai dua menit langsung terjatuh. "bagian
bawah sangat saki, dokter mengatakan itu karena diriku sendiri, terlalu sedikit bergerak, dan mereka sama sekali
tidak memeriksa aku." kata Yuan, demi menghemat biaya medis,
ia pun memaksakan diri untuk keluar dari rumah sakit di hari ke-4.

Seluruh tubuh mengeluarkan aroma busuk. Tak berani bertemu dengan tamu
Setelah pulang kerumah, kondisi tubuhnya semakin memburuk,
bahkan sampai turun dari kasur pun kesulitan. "jika berdiri, maka perut akan terasa sangat amat sakit,

 
bahkan duduk pun tak bisa, saat makan harus sambil berlutut." selain itu, "buang air kecil pun tidak normal,
baru beberapa tetes saja sudah berhenti." jelas suami Yuan.

Yang lebih membingungkan lagi adalah, Yuan terus mengeluarkan aroma busuk dari tubuhnya.
"bagian bawahnya sangat bau, semakin hari semakin bau, satu kamar pun menjadi bau."
kata Yuan, saat teman-temannya datang untuk melihat anaknya,
ia tidak berani mengundang mereka masuk ke kamar, takut tamu-tamunya kebauan.

Menyentuh sebuah benda aneh
Sampai pada tanggal 7 juni, Yuan akhirnya menemukan "rahasia" dibalik rasa sakitnya.
"Hari iru aku sudah sangat tidak tahan lagi, aku membawa sebaskom air,
lalu membersihkan sendiri bagian kewanitaan ku.
Aku merasakan ada benda yang agak keras, namun tidak seperti luka.

Aku pun menariknya, dan merasakan bahwa itu adalah kain, bukan bagian dari tubuh.", kata Yan
Keluarga pun langsung segera melarikan Yuan ke rumah sakit An Qing,
saat Yuan berteriak kesakitan, dokter mengeluarkan selembar kain kasa yang sudah berubah menjadi
warna hitam dari tubuh bagian bawah Yuan. "Setela kain itu dikeluarkan, tubuhku langsung tidak bau lagi.", ucap Yuan.

Namun yang paling membuat dia marah adalah, dokter mengeluarkan kain tersebut dengan sikap yang sangat dingin,
"malah menyalahkan aku terlalu takut sakit, mereka mengatakan bahwa setelah dikeluarkan, tidak akan terjadi apa-apa lagi."

Suami Yuan mengatakan bahwa saat ini ia baru mengetahui bahwa ternyata
penyebab istrinya harus menahan rasa sakit selama 25 hari ini gara-gara dokter
yang saat itu menangani proses kelahirannya meninggalkan kasa dalam tubuhnya.
"Perutnya membengkak. Sulit buang air kecil karena mungkin ada kain kasa yang menghambat."

Penyelesaian
Rumah sakit menawarkan ganti rugi sebesar sekitar 6 juta rupiah.
Yuan mengatakan bahwa pihak rumah sakit bersikap sangat dingin saat hendak menyelesaikan masalah ini.
"Mereka sudah mengakui bahwa kain kasa ini adalah milik mereka yang tertinggal, namun mereka tidak
menganggap ini adalah sesuatu hal yang besar dan malah meremehkannya. Bahkan permintaan maaf pun tak terucap dari mereka.", jelas Yuan.

Rumah sakit menawarkan ganti rugi sebesar sekitar 6 juta rupiah kepada Yuan.
Namun Yuan tidak mau menyetujuinya dan berencana akan membawa kasus ini ke pengadilan.
Wah, kalo urusannya sudah begini sulit juga ya Guys!

tribunnews.com

Loading...
loading...

Leave a Comment