Saat Diadopsi Anak ini Hanya Tinggal Kerangka Terbalut Kulit Saja Bahkan Dia Mungkin ak

Priscilla Morse dan suaminya, David dari Tennessee melihat gambar seorang anak dari panti asuhan di Bulgaria.

Pasangan tersebut segera memutuskan untuk mengambilnya sebagai anak angkat mereka.

Meskipun telah melihat gambarnya, Morse masih tidak bisa percaya dengan apa yang dilihatnya ketika mereka tiba di rumah anak yatim untuk mengambil anak mereka.

Ibu angkat, anak-anak ini mengaku dia agak takut melihat anak-anak itu untuk pertama kalinya, khawatir mereka mungkin tidak dapat bertahan hidup.

Pada saat itu, anak-anak itu hanya memiliki berat 8 pound meskipun dia sudah berusia 7 tahun.

Setelah itu, orang tua angkatnya membawanya ke rumah mereka di Amerika Serikat dan dia kini mengalami sebuah perubahan besar!

Awalnya dia pikir perawat telah membuat kesalahan karena anak berusia 7 tahun di hadapannya sangat kecil jka dibandingkan dengan usia sebenarnya.

“Dia hanya tinggal tulang dan kulit, dia benar-benar terlihat seperti kerangka. Hal pertama yang saya pikir adalah, dia akan mati,” kata  Morse (33) kepada InsideEdition.

Seluruh tubuhnya juga ditutupi bulu karena kekurangan gizi.

“Pertemuan pertama agak menakutkan,” kata Morse.

Pada waktu itu, dia takut anak kecil itu akan mati sebelum mereka membawanya ke rumah sakit.

Setelah semua prosedur adopsi selesai, mereka segera kembali ke A.S.

Pasangan itu segera membawa anak kecil mereka ke Vanderbilt Children ‘s Hospital.

“Tidak pernah seumur hidup saya melihat dokter menangis melihat seorang anak. Mereka memanggil layanan sosial,” kata Morse.


Dokter berkata, “Saya minta maaf, dia mungkin akan mati.”


Ryan telah tinggal di rumah sakit selama lebih dari sebulan.

Ketika pertama kali mereka mencoba untuk memberinya makan melalui tabung, dia telah mengalami sindrom pemulihan (refeeding syndrome) yang berarti dia sulit untuk menyesuaikan makanan dengan sistem tubuhnya.

Anak-anak itu juga menderita penyakit lain seperti cerebral palsy, dwarfism, scoliosis, microcephaly dan bentuk kaki yang parah.

Akhirnya, setelah pulang ke rumah barunya, Ryan kini tinggal bersama orangtua angkatnya dan dua anak mereka.


Dua anak itu adalah Dylan yang berusia 13 tahun dan Jack berusia 7 tahun.

Ada satu lagi anak angkat perempuan mereka dari Rusia yang berusia 7 tahun, McKenzie, yang mengidap sindrom down dan cacat jantung bawaan.
Gambar: Facebook | Saving Baby Ryan.

Morse sebenarnya juga merupakan anak angkat. Abang sulungnya adalah orang cacat dan telah meninggal dunia pada usianya sembilan tahun.

“Saya masih muda ketika dia meninggal, tetapi saya masih ingat betapa orangtua saya sayang akannya walaupun dia serba kekurangan. Saya ingin memberikannya keluarga buat anak-anak yang telah tidak berpeluang mendapatkannya karena semua orang layak untuk memiliki keluarga,“ katanya.

Di bawah perawatan penuh kasih sayang keluarga barunya, Ryan secara bertahap bertambah berat badan dan kekuatan. Bulu yang menutupi tubuhnya dahulu telah hilang.


Setelah beberapa bulan, dia dapat mendaftar di kelas 3 di sekolah umum.

Dalam waktu lebih setahun, dia berhasil mendapatkan berat 15 pound!

Pasangan itu juga mengetahui bahwa Ryan akan butuh bertahun-tahun baginya untuk pulih sepenuhnya dari trauma fisik dan psikologis kehidupan awal di rumah anak yatim itu.



Namun, mereka tetap optimis dan percaya Ryan akan terus membaik.

Hal yang paling penting adalah bahwa dia dicintai dan sekarang berada di bawah perawatan yang tepat.

“Anda bisa katakan bahwa dia adalah anak kecil yang bahagia. Sekarang dia terlihat seperti memiliki harapan hidup,” kata ibu Ryan.



Loading...
loading...

Leave a Comment