Pria Ini Curiga Istrinya Lembur Tiap Malam! Suatu Hari, Ia Menguntit Istrinya, Ternyata Sungguh Mengejutkan..

Memiliki hubungan rumah tangga yang harmonis dan terhindar dari masalah dan perselisihan bersama dengan pasangan tentu menjadi dambaan untuk semua pasangan yang sudah menikah.

Hidup bahagia bersama dengan pasangan yang bisa mengerti dan begitu mencintai kita dengan segenap hati tentu saja menjadi impian untuk semua pasangan menikah di dunia.

Apalagi jika pasangan mampu dengan baik memahami setiap maksud dan perasaan kita.

Rasanya, hidup berumah tangga akan menjadi hal yang amat sangat membahagiakan untuk kita.

Hanya saja, jika kita mengingat kembali tidak ada hal yang abadi dunia ini, maka mungkin itu juga yang akan terjadi dengan kehidupan berumah tangga.

Hubungan rumah tangga yang anda jalani bersama dengan pasangan tidak akan melulu mengalami kebahagiaan dan keindahan tanpa tersandung masalah sekecilpun.

Ia tak menyanga apa yang dilakukan istrinya hingga kerap pulang larut malam.

ia pun memutuskan untuk membuntuti istrinya.

Hingga ia menemukan fakta mengejutkan.

Berikut cerita selengkapnya seperti dikutip dari Today's Headline.

Saya dan istri saya sudah menikah selama 3 tahun dan kehidupan kami sangat bahagia dan harmonis.

Kami berdua sama-sama bukan berasal dari keluarga yang mampu.

Sehingga awal-awal menikah, rumah kami pun masih rumah kontrakan.

 Setelah akhirnya menabung cukup uang untuk membayar DP.

Kami membeli rumah dengan cara dicicil. Mumpung kita masih belum punya anak, kita harus cepat-cepat cari duit.

Tapi pada awal tahun ini, saya agak heran istri saya jadi sering pulang larut malam dan saya mencium ada bau rokok dan alkohol dari pakaiannya.

Tapi, pas ditanya, istri saya bilang dia pergi menjamu klien perusahaan untuk makan malam.

Dia juga bilang dia tidak minum.

Saya percaya pada istri saya karena hubungan kamu sangat baik dan saya tahu istri saya bukan orang seperti itu.

 

 

Tapi lama-lama saya mulai curiga, karena bukan hanya sehari dua hari, tapi hampir setiap hari istri saya lembur.

Masa perusahaannya setiap hari menjamu klien untuk makan malam?

Dan setiap kali atur istri saya yang pergi? Saya merasa tidak wajar.

 Walau saya percaya istri saya tidak akan selingkuh, tapi saya tetap penasaran.

Sehingga, saya pun memutuskan untuk membuntutinya sehari sepulang dari kantor.

Suatu hari, saya meminta izin untuk pulang lebih awal dan datang ke tempat istri saya bekerja dan menunggunya selesai kerja.

 

Tepat pada jam pulang kerja, saya melihat istri saya turun! Lho?

Dia tidak lembur seperti yang ia katakan?

Ia juga tidak terlihat berjalan bersama klien.

Saya pun diam-diam membuntutinya dari belakang.

Ia masuk ke sebuah supermarket membeli roti dan susu, lalu naik bus.

Di dalam bus, ia menyantap roti dan susu yang dibelinya.

Tak lama kemudian, ia turun dan berjalan masuk ke sebuah tempat Karaoke yang besar.

 

Saya mulai berprasangka tidak enak.

Apa yang istri saya lakukan di tempat seperti ini? Apa kliennya di dalam situ?

Menjamu makan malam di karaoke? Ini tidak mungkin.

 Saya tidak berani masuk karena takut ketahuan.

Saya pun melihat dari luar.

Tak di sangka, apa yang saya lihat berikutnya bikin saya tak percaya.

 Saya melihat istri saya sudah berganti seragam.

Ia membawa nampan berisi makanan dan bir kalengan dan masuk ke ruang karaoke.

Saya pun langsung masuk ke dalam dan mengejarnya sampai pintu ruang karaoke yang ia masuki.

Di dalam, ada beberapa tamu yang sedang mabuk.

Mereka bilang kalau istri saya menemani mereka minum, mereka akan tambah birnya.

Saya pun melihat istri saya ikut minum sekaleng bir, kemudian menjual 1 kotak bir kepada mereka.

 Istri saya keluar dan terkejut melihat saya berdiri di depan pintu.

Ia tidak berkata apa-apa dan langsung menangis memeluk saya. 

 Sambil terisak-isak, ia bilang "Saya hanya ingin mencari uang yang lebih banyak, karena saya tidak ingin melihat kamu setiap hari khawatir masalah cicilan!"

 Mendengar kata-kata ini, saya tidak bisa berkata apa-apa selain memeluknya erat-erat.

Terima kasih Tuhan telah memberi saya istri sebaik ini.

Tapi saya sebagai lelaki tidak akan membiarkannya bekerja di tempat seperti ini.

Saya langsung menyuruh istri saya mundur dari pekerjaan ini dan kita pulang ke rumah kita berdua.

Sebuah permasalahan dan ujian pernikahan akan mungkin menghiasi sebuah jalinan asmara dan bahtera rumah tangga yang anda dan pasangan bina.

Hanya saja, sudah sebijaknya jika masalah dan perselisihan tidak dijadikan hal yang dilakukan terus-menerus dan dijadikan sebagai kebiasaan yang bisa dimaklumi dalam sebuah rumah tangga.

Diperlukan kerja sama dan saling melengkapi.

Berikut ini kisah seorang pria yang menjalani hubungan rumah tangga bersama istrinya.

Loading...
loading...

Leave a Comment