Pramugari Lion Air Temukan CD, dan Saat Dibuka Ya Ampun Ternyata Isinya..

Waktu itu dua benda mencurigakan yang dibalut dengan isolasi bening ditemukan oleh pramugari Lion Air nomor penerbangan JT-857 rute Palembang-Surabaya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

 

Setelah diperiksa, benda mencurigakan tersebut diduga mengandung 765 gram Methamphetamine/MDMA (zat untuk membuat sabu dan ekstasi),


Sebelunya pada Kamis (1/6) seorang pramugari seperti biasanya melakukan pengecekan penumpang, dan ada satu seat (kursi) yang kosong.


Sebelumnya, kursi tersebut ditempati salah seorang penumpang. Namun, saat ada pengecekan penumpang sebelum pesawat take off, penumpang itu keluar lagi.


Ketika kabin pesawat di atas seat yang kosong tersebut diperiksa, ditemukan paper bag (tas kertas) berisi kerupuk dan bungkusan yang dilapisi celana dalam.


Lalu, paper bag itu ditanyakan kepada penumpang lain. Ternyata tak ada satu pun yang mengakui paper bag tersebut. Barang itu kemudian diserahkan kepada petugas PT PTN dan disimpan di laci meja gate 3 Bandara SMB II.

Hingga Sabtu (3/6), barang tersebut masih berada di meja gate 3. Namun, tidak ada lagi paper bag dan kerupuk, sedangkan dua bungkusan tersebut masih ada. Salah satu bungkusan sempat robek karena ditusuk pena.


Akibat tusukan itu, ada sedikit isinya yang keluar seperti garam. Lalu ditutup kembali dengan lebel transit agar tidak tumpah.

arena penasaran, oleh petugas ground handling PT PTN, kedua bungkusan dilaporkan kepada pihak avsec Bandara SMB II.

Selanjutnya, petugas airport menghubungi bea dan cukai untuk memeriksa barang tersebut. Setelah diperiksa, barang itu dinyatakan positif Methaphetamine atau MDMA (ecstacy) dengan berat 765 gram.


Tak lama kemudian, pihak bandara menghubungi Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumsel dan langsung meyerahkannya yang disaksikan pihak bea dan cukai Bandara SMB II.


Junior Manager Airport Security Mira Ginting membenarkan laporan tersebut. Tapi, dia tidak bisa memberikan lebih banyak keterangan.

“Semua diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,”



Loading...
loading...

Leave a Comment