Mulut dan Mata Bayinya Mengalami Kelumpuhan Sebelah", Ternyata Semua Gara-gara Ini..

Pernahkah bayimu bangun dengan mata dan mulut miring? Jangan berpikir bahwa hanya karena hawa dingin. Tidak disangka kipas angin dapat menyebabkan kelumpuhan pada wajah bayi.

Bayi ibu Lin berusia dua tahun. Ketika tidur pada malam hari, ia khawatir bayinya kepanasan. Jika buka AC takut bayinya kedinginan, sehingga ia menyalakan kipas angin. Ia bahkan mengarahkan kipas angin langsung kepada bayinya. Ia berpikir dengan begini bayi tidak terlalu kedinginan dan tidak terlalu kepanasan.

Keesokan harinya, ibu Lin terbangun karena suara tangisan bayinya. Alangkah kagetnya ketika ia melihat mulut bayinya miring sebelah dan tidak bisa menutup mata kirinya. Bayinya yang masih kecil tidak bisa mengekspresikan kesakitannya, hanya bisa mengerang.

box-sizing: border-box; color: #282828; font-family: Merriweather, serif; font-size: 16px;"> Mendengar suara kegaduhan di dalam kamar, mertua buru-buru masuk: "Ini adalah kelumpuhan wajah. Jangan diam saja, buruan antar anak ke rumah sakit."

Ibu Lin tertawa dan menjawab, "Bu, mukanya hanya kaku beberapa saat, bentar lagi juga kembali lagi."

Mertua hanya geleng-geleng kepala dan memanggil suami ibu Lin untuk mengantar cucunya ke rumah sakit.

Dokter menyatakan bahwa bayi tersebut memiliki kelumpuhan wajah. Ia juga memarahi ibu Lin karena kipas angin langsung menghadap ke kepala bayi. Untung saja anaknya dapat kembali normal, kalau tidak ibu Lin pasti menyesal seumur hidup.

Racun dapat dibuang melalui keringat. Jika anak tersebut tinggal di kamar ber-AC, pori-pori dapat tersumbat dan menyebabkan keringat tidak dapat keluar. Kedepannya akan sulit beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Hal ini juga dapat menyebabkan kelumpuhan wajah jika terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Jangan ceroboh, jangan biarkan AC atau kipas angin langsung bertiup terhadap anak.



Loading...
loading...

Leave a Comment