Mereka Sejak Bayi Berteman Karena Ibu Mereka Saling Mengenal,dan Apa yang Terjadi 20 Tahun Kemudian.

Keyakinan kuno mengatakan bahwa semua orang ditakdirkan untuk bertemu siapa saja dalam kehidupan kita, kapan dan di mana.

Dan kita akan sering dibuat terpesona oleh perkembangan magisnya! Sama seperti kisah cinta yang indah ini.

Inilah kisah sepasang kekasih yang telah menikah, bernama Aviyah dan Yonaton. Mereka sudah saling mengenal lama, bahkan sejak mereka masih memakai popok.

Ibu mereka berteman dan hamil di waktu yang hampir bersamaan. Mereka, bagaimanapun, sama sekali tidak tahu bahwa 20 tahun berlalu dengan cepat.

Di mana mereka melaluinya dengan menjalin persahabatan dan beralih ke hubungan yang lebih serius, yaitu pernikahan.

Aviyah dan Yonaton bahkan pergi ke sekolah yang sama. “Kami adalah teman wisuda saat taman kanak-kanak. Kami mempraktikkan bagian kami berulang-ulang, beberapa sajak tentang menyikat gigi kami,” kata Aviyah kepada INSIDER .

Dia mengatakan bahwa dia sangat menyayangi teman lelakinya itu sejak kelas lima. Di akhir masa kelas enam, perasaannya dibalas oleh Yonaton yang meninggalkan catatan untuknya di lokernya.

Pada kelas tujuh, mereka mulai mengenali perasaan mereka satu sama lain dan sejak saat itu mereka memutuskan untuk menjalin hubungan dan selalu bersama.

Pada 2013, hal yang tak terelakkan terjadi. Yonaton melamar Aviyah untuk menikahinya.

Aviyah mengatakan bahwa dia hampir pingsan saat dibawa ke tempat terdekat di mana dia melihat pita dengan kata-kata dalam bahasa Ibrani, “Aviyah, maukah kamu menikah denganku?” yang tergantung.
Kredit: Facebook | Aviyah Atkin

Mereka menikah dalam sembilan bulan dan sekarang memiliki seorang putra bernama Elyashiv.

Menurut Aviyah, mengetahui seluk beluk Yonaton seumur hidupnya sebenarnya menjadi titik bonus.

“Kami bercanda tentang begitu banyak kenangan lama karena kita berbagi begitu banyak waktu bersama-sama, dan tentu saja kita saling mengolok-olok juga.”

“Aku juga menyukai kenyataan bahwa Yonaton tahu asal-usulku. Dia mengenal orangtuaku, keluarga besarku, teman-temanku, latar belakangku, dan itu membuatnya memiliki perbedaan besar dalam memahami siapa diriku secara pribadi,” ujarnya.
Kredit: Facebook | Aviyah Atkin

Dia merasa, bagaimanapun, bahwa mereka masih harus banyak belajar satu sama lain.

“Meskipun aku telah lama mengenal Yonaton sepanjang hidup, aku menemukan bahwa kita masih mempelajari hal-hal baru yang belum kami ketahui satu sama lain, dan aku sangat menyukainya.”

“Kami berdua baru belajar dalam hal ini dan kami juga kerap membuat kesalahan setiap hari. Ada beberapa banyak tekanan dalam pernikahan kami.”

“Tapi aku pikir tujuan kami hidup bersama adalah untuk menunjukkan hal yang terbaik bagi bayi kami, dan itulah yang membuat kita menjalani semua ini sebagai sebuah tim,” tutur Aviyah.
Rahasia hubungan mereka adalah: Jangan pernah tidur dengan membawa segudang masalah.

“Jika Anda memiliki peraturan ini, maka Anda harus membicarakan masalah ini dengan pasangan Anda, saling berkomunikasi, tidak hanya mengabaikan masalah berlalu atau memberi bahu dingin pada pasangan Anda.”

“Walaupun mungkin menurut Anda ini jauh lebih mudah dilakukan,” kata Aviyah.

“Ada saja masalah dan tantangan yang muncul, tapi Anda adalah tim, dan Anda harus bisa mengkomunikasikan semua yang Anda alami, semua yang ada di pikiran Anda dengan pasangan Anda.”

Meskipun Aviyah dan Yonaton sudah saling mengenal selama bertahun-tahun, mereka tetap percaya bahwa berkomunikasi satu sama lain adalah dasar dari kelanggengan hubungan mereka.

Dengan kata lain, hubungan yang sukses adalah hasil kolaborasi dan kerja sama yang matang antara pasangan.

Tidak peduli seberapa baik seseorang mengenal pasangannya, mereka tidak akan pernah bisa memprediksi apa yang mungkin terjadi dalam suatu hubungan saat ini maupun di masa depan.



Loading...
loading...

Leave a Comment