Lakukan 7 Hal Berikut untuk Mendapatkan Kehamilan

“Kepada-Nya lah dikembalikan pengetahuan tentang hari Kiamat. Dan tidak ada buah-buahan keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuan pun mengandung dan tidak pula melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya...”(QS Al Fussilat : 47)

Masih selalu mendapati hanya satu strip merah muda dari stick test pack ? Setiap bulan selalu diliputi harapan dan kecemasan jika terlambat bulan tapi tak juga bertemu dengan dua strip atau tanda positif dari alat uji kehamilan.

Kehamilan adalah buah paling indah dari sebuah pernikahan, hal paling dinanti dari tautan dua hati. Buah hati adalah ujian hati, kesabaran yang harus disuburkan, meski harap cemas tak pernah lepas.

Secara ilmu kebidanan dan kandungan, kehamilan ialah dibuahinya ovum oleh sperma diikuti oleh fase-fase perkembangan hasil pembuahan. Lamanya kehamilan dimulai dari proses ovulasi (keluarnya sel telur) yang dibuahi oleh sel sperma hingga persalinan, kurang lebih terjadi dalam waktu 280 hari/ 40 minggu dan tidak lebih dari 300 hari /43 minggu. (Wiknjosastro, Hanifa. 2002)

Yuk kita cocokkan ikhtiar yang telah Sahabat Ummi lakukan dengan Tips Program Kehamilan berikut:

1.Do’a

Libatkan Allah pertama kali dan paling utama saat niat tertancap. Sahabat Ummi bisa meneladani doa yang telah dituntunkan para nabi.

Kisah Nabi Zakaria pada QS Ali Imran : 38, QS Al Anbiya : 89 atau QS Ibrahim : 40-41 tentang kisah teladan Nabi Ibrahim dan juga pada QS Al Furqan : 74

2.Perhatikan pola makanan

Perbaiki pola makan, dengan menerapkan pola gizi berimbang. Konsumsi karbo kompleks, hindari banyak lemak, perbanyak protein nabati, konsumsi susu fullfat (lemak penuh) dan hindari produk susu rendah lemak, konsumsi minimal 0,4 mg asam folat tiap hari, perbanyak vitamin. Hindari rokok, kafein, alkohol serta produk makanan instant. Lebih sehat jika memasak sendiri, sekaligus latihan jika kelak punya anak sudah terbiasa untuk menghadirkan makanan sehat.

3.Hindari stress

Berpikir positif dan selalu berbaik sangka pada Allah. Pikiran yang positif akan selalu menerbitkan kebahagiaan dalam diri, dan kebahagiaan akan membuka pintu kesyukuran yang akan menjadi jalan kelapangan nikmat-nikmat-Nya, salah satunya ialah keturunan.

“... Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” ( QS Ibrahim: 7).

4.Perhatikan adab saat berhubungan suami istri

Memulainya dengan sholat hajat bersama pasangan sebelum melaksanakan jima’ dan tidak lupa selalu doa memohon kebaikan di dalamnya, serta bisa dicoba juga untuk menerapkan ‘rahasia bantal’ di bawah badan perempuan dan memintanya untuk berdiam beberapa saat.

5.Kalender kesuburan

Penting bagi para Sahabat Ummi untuk mencatat kapan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT), ini akan memudahkan untuk menentukan kapan usia kehamilan atau bagi yang siklusnya teratur bisa digunakan untuk menentukan masa subur. Bagi yang siklusnya tidak teratur, ada kondisi berbeda saat rahim lebih banyak memproduksi cairan yang keluar selain darah haid. Atau lebih mudahnya, sekarang sudah banyak beredar alat penguji kesuburan yang makin memudahkan Sahabat Ummi.

6.Terapi herbal atau tradisional harus dengan sepengetahuan dokter atau bidan

Sebisa mungkin selalu konsultasi dengan ahli kebidanan dan kandungan jika berkaitan dengan organ reproduksi. Ada produk herbal dan tradisional yang baik, tapi ada juga yang membahayakan tubuh, terlebih berkaitan dengan kesuburan dan kehamilan.

7.Memorikan dalam-dalam kisah istri Nabi Ibrahim atau Nabi Zakariya yang dengan kesabarannya diberikan kehamilan meski di usia lanjut

Tak ada yang tak mungkin bagi Allah, segala vonis dokter bisa runtuh jika Allah berkehendak. Kadang Allah meminta kita memanjangkan kesabaran yang bisa  Sahabat Ummi simak kisah indah pada QS Hud : 71-73 dan juga QS Al Anbiya : 89-90.

Menjadi sempurna bukan dengan memiliki segalanya atau merasakan segala peran di dunia, sempurna bukan hal paripurna dari segala rona, sebab sempurna hanya milik-Nya semata. Kisah Maryam yang bisa jadi dalam pandangan manusia tak sempurna karena tak bersuami, namun Allah lebihkan dengan sisi ketangguhan yang menjadi pelajaran bagi semua perempuan bumi. Dalam kelebihan seseorang, Allah pasti lekatkan kekurangannya. Sempurna ialah saat kita merasa dekat dengan syukur dan merasa tidak punya apa-apa di hadapan-Nya.

Semoga Allah mudahkan segala niat Sahabat Ummi untuk memperoleh kebaikan dengan anugerah keturunan. Tetap semangat dan terus semangat ya...

Referensi:

-Al Quranul karim

-Wiknjosastro, Hanifa. 2002. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

-Nurul A., Viana W., dkk. 2011. Ya Allah, Beri Aku Satu Saja. Jakarta : QultumMedia

http://penaviana.blogspot.com/2015/02/tanda-tanda-kehamilan.html

Profil Penulis:

Viana Wahyu, seorang bidan yang akhirnya memilih resign sejak hamil untuk menjadi bunda full time di rumah sambil menulis. Baru menerbitkan 7 buku antologi dan satu novel anak. Menyukai travelling dan fotografi. Bisa disapa di surel beedone.viana@gmail.com, Instagram @vianawahyu_ Facebook : Viana Wahyu, Twitter @vianawahyu

Loading...
loading...

Leave a Comment