Kisah Nyata! Demi Sang Pacar, Terpidana Gadis Cantik Usia 20 Tahun Ini Menjalani Hukuman Mati

Sebagian besar dari kita telah melihat banyak kisah cinta yang sangat menyentuh, orang-orang selalu mengatakan alur cerita dalam drama TV itu tak lebih dari sekedar cerita fiksi. Tapi ini adalah drama cinta yang memilukan dalam kehidupan nyata yang terjadi pada tahun 1990-an.

Gadis belia ini bernama Tao-Jing, saat dieksekusi baru berusia 20 tahun, adalah salah satu terpidana mati yang paling cantik, dari foto terakhir dalam hidupnya, samar-samar bisa kita saksikan ketegarannya.

Bagi yang pernah menyaksikan film, khususnya pecinta film Mandarin yang berjudul “Jade Goddess of Mercy”, Tao-Jing persis seperti tokoh dalam film yang dibintangi Vicky Zhao tersebut, dari seorang gadis yang polos dan naïf, akhirnya terjerat di jalur perdagangan narkoba.
Tao Jing saat tertangkap di bandara.

Sejak Tao Jing masih kanak-kanak kondisi ekonomi keluarga yang memang sudah terpuruk, ditambah lagi hubungan kedua orangtuanya yang tidak harmonis, sehingga sikap mereka terhadap Tao Jing pun sangat dingin, imbasnya Tao Jing pun hidup kurang kasih sayang.

Setelah putus sekolah di bangku SMA, Tao Jing membuka usaha salon kecil-kecilan, yang cukup untuk menghidupi dirinya.

Belakangan, Tao Jing berkenalan dengan seorang pelanggan pria yang sering ke salonnya untuk creambath, pria ini sangat royal, pintar dalam bicara dan sangat perhatian pada Tao Jing.
Tao-Jing saat di pengadilan dengan leher terikat.

Karena seringnya bertemu dan berbincang-bincang, lambat laun hubungan mereka semakin akrab dan berpacaran..Belakangan, Tao Jing mendapat kabar bahwa pacarnya itu adalah seorang pengedar narkoba, sehingga Tao Jing yang baru berusia 20 tahun ketika itu pun terseret di jalur perdagangan narkoba dengan pacarnya.

Setelah Tao Jing tertangkap, ia tidak menyebutkan tentang pacarnya, ia hanya meminta IUD dalam tubuhnya dikeluarkan menjelang eksekusi mati.
Tao Jing digiring ke lokasi esksekusi.

Pihak penjara kemudian mengirim beberapa dokter bedah dan melakukan operasi sederhana, setelah itu Tao Jing digiring ke lokasi eksekusi.

Saat dalam penjara Tao Jing sempat menulis sebuah lirik lagu : “Demi kamu aku meneteskan air mata, dan demi kamu hatiku juga hancur. Demi kamu aku mengisi masa remajaku yang semu, demi kamu studiku hancur”.

Tao Jing adalah seorang gadis cantik alami dari Yunnan, Tiongkok. Sebagai hasil perbuatan kejahatannya yaitu membawa narkoba untuk pacarnya, ia dijatuhi hukuman mati pada tahun 1991.

Dia dicokok polisi pada awal 1991 lantaran membawa narkotika dalam jumlah besar dalam tas plastik di bandar udara Beijing.

Kepada petugas, dia mengaku baru sekali itu menyelundupkan barang haram ini atas perintah sang pacar.

Namun di pengadilan dia terbukti bagian dari sebuah sindikat obat-obatan terlarang besar di Tiongkok.
Tao Jing pasca eksekusi ditempat yang dirahasiakan.

Perempuan cantik ini akhirnya dihukum mati. Dia ditembak pada pagi hari di lokasi dirahasiakan.



Loading...
loading...

Leave a Comment