Karena Tak Mampu Sewa Ambulans, Pria Ini Bawa Jenazah Istrinya Pakai Ojek

Baru-baru ini, kisah Shankar Sah (60), seorang lelaki dari kampung Ranibari di daerah Purnia di negara bagian Bihar, India tengah jadi sorotan. Karena tak punya uang untuk mampu membayar biaya sewa ambulans, Shankar harus bersusah payah membawa pulang jenazah istrinya Susheela Devi (50) dari sebuah rumah sakit di wilayah tersebut.

Seperti dilaporkan siakapkeli yang dikutip brilio.net, Selasa (6/6), Shankar terpaksa membawa jenazah sang istri dengan menggunakan motor. Sang istri diketahui meninggal dunia pada Jumat lalu (2/6), karena sakit dan sebelumnya telah dirawat di rumah sakit setempat.

Pihak rumah sakit telah menyuruh Shankar untuk membawa pulang jenazah istrinya. Tetapi apabila ia meminta bantuan ambulans, Shankar diharuskan memgeluarkan uang dan mengurus segala persyaratannya sendiri. Shankar kemudian pergi menemui seorang petugas ambulans di rumah sakit dan mengetahui jika ingin menggunakan ambulans harus membayar 2500 rupee atau sekitar Rp 500 ribu.

Karena tak mampu, Shankar pun tak punya pilihan lain selain membawa pulang jenazah istrinya dengan meminta bantuan anak lelakinya, Pappu. Dengan mengendarai motor, Shankar menggendong sembari merangkul jenazah istrinya pulang menuju kampung halaman untuk persiapan upacara pemakaman.

Lebih lanjut, Shankar dan Pappu bekerja sebagai buruh di daaerah Punjab. Ketika mendengar berita sang istri sakit, Shankar bergegas ke rumah sakit bersama dengan putranya. Namun sayang, setiba di rumah sakit, istrinya telah meninggal dunia.

Menurut seorang ahli bedah dari rumah sakit Sadar, M M Wasim, rumah sakit tidak mempunyai mobil ambulans yang bisa digunakan ketika ada pasien meninggal dunia. Jadi kerabat harus mengurus sendiri jenazah keluarganya yang meninggal.

Hakim distrik Pankaj, Kumar Pal, mengatakan bahwa kejadian tersebut sangat disayangkan dan dia telah memerintahkan penyelidikan terhadap kasus itu.

Kasus seperti ini bukanlah pertama kali terjadi. Sebelumnya, Agustus 2016 lalu dikabarkan seorang pria miskin di India bernama Dana Majhi harus menggotong jenazah istrinya hingga 12 km setelah rumah sakit diduga tidak dapat menyediakan ambulans untuk membawa jenazah kembali ke desanya.

Kemudian pada bulan November 2016 ada seorang pengemis tua asal Hyderabad, India, Ramulu, yang mendorong jenazah istrinya, Kavitha (46) sejauh 60 km dengan gerobak. Ramulu tak punya uang untuk menyewa ambulans karena harus membayar 5000 rupee atau sekitar Rp 1 juta.



Loading...
loading...

Leave a Comment