Heboh Nenek Berwajah Kucing Setelah Jenazahnya Ditemukan Gantung Diri!

Peristiwa supranatural tentang nenek berwajah kucing ini adalah sebuah peristiwa yang terjadi beberapa tahun lampau, di Harbin, Tiongkok. Beredarnya peristiwa nenek berwajah kucing kala itu benar-benar merupakan peristiwa yang sangat misteri.

Nenek berwajah kucing di Harbin ketika itu terjadi sekitar tahun 1995-1996, adapaun mengenai kepastian waktu terjadinya tidak begitu jelas.

Ketika itu, seorang bocah yang baru duduk di kelas 5 SD adalah salah satu korban dan saksi mata dari peristiwa tersebut.
Ilustrasi.

Berikut mengenai kronologi kejadian:

Ketika itu seorang nenek setempat telah meninggal dunia, dan tepat di saat itu kebetulan seekor kucing lewat di sisinya, selanjutnya si nenek yang sudah tak bernyawa itu tiba-tiba secara ajaib hidup kembali.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat melarang binatang mendekati si mati, karena mereka khawatir mayat si mati akan bangkit dengan bantuan energi dari binatang tersebut.

Dan kebetulan nenek ini bangkit kembali setelah dilangkahi oleh kucing.

Setelah nenek itu bangkit dari kematiannya, ia pun diisukan memiliki kebiasaan memakan manusia.

Pada awalnya, hanya sebatas rumor penduduk desa setempat bahwa wanita tua itu memakan anak-anak.

Tetapi, rumor ini pun mulai tersebar dari mulut ke mulut, dan awalnya banyak yang tidak percaya dengan rumor itu, mereka hanya menganggap sebagai lelucon, tapi belakangan mitos itu pun menyebar ke desa lainnya.

Hingga akhirnya tersebar peristiwa tentang nenek berwajah kucing itu.
Ilustrasi.

Berikut ini adalah cerita awal mula nenek berwajah kucing itu:

Ada seorang wanita tua, suaminya bermarga Li, sementara nama wanita itu sendiri tidak ada yang tahu persis.

Wanita tua ini tinggal di sebuah desa kecil di perbatasan utara Provinsi Heilongjiang, sehari-hari hidup sederhana, sementara anak laki-laki dan menantu perempuannya tidak begitu baik padanya.

Suatu ketika, wanita tua ini bertengkar hebat dengan menantu perempuannya, akhirnya karena tak tahan, ibu mertua ini pun gantung diri, dan tewas dengan membawa dendam.

Karena bukan keluarga berada, anak laki-laki dan menantu perempuan si almarhumah hanya menyimpan mayatnya semalam dan langsung dikubur keesokannya.


Nenek itu meninggal pada malam hari, kebetulan pada waktu itu cuaca mendung.

Cara matinya si nenek yang gantung diri itu juga sangat menakutkan, matanya setengah terbuka, lidahnya menjulur keluar, dan kepalanya sedikit menghitam.

Raut wajahnya tampak menyeringai menakutkan, tidak ada siapa pun yang berani mendekati mayatnya ketika itu.

Anehnya, ketika anak laki-laki si mati itu datang, ia pun berlutut di hadapan mayat ibunya dan menangis seketika.

Orang-orang yang turut berkabung kemudian baru berani menurunkan jenazah si nenek.

Dan ini juga permintaan tetua desa, bahwa orang yang mati sambil memendam dendamnya, diwajibkan bagi keluarga paling dekatnya itu berada di samping si mati, dengan demikian baru bisa dikubur dengan tenang, namun, tetap saja tidak bisa mencegah kebangkitan si nenek pada tengah malam dari kematiannya.
Ilustrasi.

Malamnya, setelah nenek itu diselimuti dengan kain kafan, menantu perempuannya yang tampak sedih itu lalu pulang ke rumah ibunya.

Putra si almarhumah merasa sangat berdosa pada ibunya, untuk menebus dosanya pada orangtuanya, malamnya ia pun berkabung di sisi ibunya.

Malam hari pada musim dingin itu, putra si nenek dan seorang tetangganya duduk berdua sambil ngobrol, tapi tak lama kemudian tetangganya itu pun tertidur, dan tepat pada saat itu, seekor kucing piaraan si nenek melompati jenazahnya, kemudian diam tak bergerak setelah jatuh ke tanah.
Sumber: happytify.cc



Loading...
loading...

Leave a Comment