Dikira Tulang Sapi Biasa,Keluarga Kaget Saat Terungkap Fakta Ternyata Tulang Itu ..

Ketika sebuah keluarga dari Oskaloosa, Iowa, AS sedang mencari buah di pekarangan rumah mereka, mereka menemukan sesuatu yang besar.

Tak disangka, itu adalah penemuan sebuah tulang “raksasa”, yang diperkirakan berusia 12.000 tahun.

Dilansir dari epocthimes, tujuh tahun yang lalu, di sepanjang lahan kosong sungai yang mengering.

John dan anak-anaknya menemukan sesuatu yang tidak biasa, yang menyembul keluar dari dasar sungai.

“Saya memutuskan untuk turun, dan saya bisa melihat sebuah tulang di tanah tersebut, dan saya mengatakan putra saya bahwa saya menemukan sebuah tulang yang berukuran sangat besar,” kata John yang merupakan seorang petani, menurut Situs web Universitas Sejarah Alam Iowa (UIMNH).

Mereka telah menemukan tulang paha yang diketahui milik mammoth atau gajah berbulu.

Selama dua tahun pertama, John menyimpan rahasia penemuannya itu.

dan ia bersama keluarganya sering menggali daerah tersebut dengan backhoe.

Namun akhirnya mereka meminta bantuan para ahli, yang menggunakan metode penggalian yang lebih canggih.

Di sana, mereka menemukan beberapa tulang rusuk, tulang belakang, dan falang yang juga milik gajah berbulu.

Adanya bantuan tim ilmuwan dari UIMNH, serta ratusan sukarelawan.

sejauh ini tiga tulang gajah berbulu berhasil ditemukan dari penggalian tanah di daerah itu.

“Penemuan ini sangat bermanfaat bagi Museum Sejarah Alam karena pemilik tanah.

telah menyumbangkan ilmu yang terkait dengan binatang itu.

Kita akan bisa menguji tulang ini untuk kepentingan penelitian dan pengetahuan.”

“Data ini akan memberi wawasan tentang suhu air yang diminum binatang purba tersebut, jenis tanaman yang dimakannya, dan tanggal kematiannya.

Gajah berbulu ini juga diperkirakan telah hidup selama 50 tahun di zaman Es,” kata Holmes Semken, seorang profesor emeritus geosains dari UIMNH.

“Kami ingin tahu bagaimana gajah itu mati, tapi ilmuwan museum paling tertarik pada bagaimana gajah berbulu itu hidup.

Dan kami akan berusaha meneliti lebih dalam agar bisa memberikan banyak informasi,” tambahnya.

Makhluk besar seperti gajah dengan taring ini hidup ribuan tahun yang lalu di Zaman Es.

Tanah di sekitar Iowa ini kemudian diketahui bukanlah tanah pertanian.

karena tanah itu penuh dengan gletser, bukan tanah untuk bercocok tanam.

Para ahli sangat tertarik pada bekas gigitan yang ditemukan di semua tulang.

Sementara itu, John belum memutuskan apa yang harus dilakukan dengan tulang-tulang yang ia temukan.

“Membangun ruangan lain di sisi rumah dan menyimpannya di sana? Saya tidak tahu, saya masih belum memutuskannya,” katanya, menurut MailOnline.

Pemeriksaan tanaman dan tanah di sekitar kerangka gajah ini .

diharapkan dapat memberi penerangan pada kehidupan gajah berbulu ini.

Loading...
loading...

Leave a Comment