Bunda Waspadalah, Bayi Ini Meninggal Tidak Lama Setelah Dicium Seseorang...

Bayi, terutama bayi yang baru lahir, sangat rentan terhadap virus dan bakteri. Orangtua harus waspada saat orang lain memegang dan mencium bayi mereka. Meskipun orangtua akan selalu bersama anak-anak mereka setiap saat, kerabat dan teman-teman yang ingin membawa atau bermain dengan si bayi tentu tak bisa dihindari.

Jadi, kisah yang dialami seorang ibu berikut ini bisa menjadi peringatan bagi semua orangtua di luar sana, untuk lebih berhati-hati saat membiarkan orang lain mencium si buah hati terutama pada bagian bibir.


Dikutip brilio.net dari viral4real, Senin (24/7), seorang ibu bernama Nicole Sifrit baru saja melahirkan putrinya yang diberi nama Mariana. Kelahiran Mariana berjalan normal dan sehat.

Namun tiba-tiba hasil buah cintanya dengan pria bernama Shane Sifrit ini menunjukan perilaku aneh. Mariana mengalami kesulitan makan saat berusia baru enam hari. Tak lama kemudian, kondisinya terus memburuk dan ia mulai bernapas dengan cepat.

Diduga, Mariana terinfeksi virus tersebut dari ciuman di bagian bibir oleh siapa saja yang menciumnya semenjak ia lahir.

Tak kurang dari dua minggu, Mariana 'menyerah' dengan virus tersebut. Virus tersebut rupanya telah berhasil merusak organ tubuh dari hati, lalu menyerang ginjal, hingga Mariana dinyatakan gagal ginjal.

Dokter sempat memindahkan Mariana ke rumah sakit Universitas of Iowa untuk mendapatkan pengobatan gagal ginjal. Namun perawatan yang dijalankan gagal menghambat perkembangan virus.


Nicole tak menyangka hal tersebut terjadi kepada anaknya. Ia sangat merasa kehilangan putrinya.

"Aku tidak percaya ini bisa terjadi pada kami. Kami ingin memperingatkan orangtua lain dari bayi yang baru lahir untuk berhati-hati terhadap siapapun yang mengunjungi bayimu, yang memegang atau menyentuh mereka, dan jangan biarkan orang lain mencium bayimu," tulis Nicole.


Nicole dan Sifrit segera membawa putrinya ke rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan, pasangan tersebut mengetahui bahwa Mariana telah tertular meningitis yang disebabkan oleh HSV-1.

Diketahui bahwa 50-80% orang dewasa pernah mengidap virus ini. Meskipun virus ini mudah diobati untuk orang dewasa namun rupanya dapat membawa dampak fatal bagi bayi yang baru lahir.

Penelitian telah menunjukkan bahwa Herpes Simplex Virus (HSV-1) dapat menyebabkan luka, demam tinggi, kejang, kerusakan hati, dan kerusakan otak pada bayi.



Loading...
loading...

Leave a Comment