Berbahagialah, Sederhanalah, Seperti Itulah Kehidupan

Hidup itu sederhana, seseorang tiba-tiba saja datang di kehidupan kita menyatu dalam jiwa, mengubah arah penglihatan kita, bercerita, berencana hingga kemudian waktu semakin tidak kita mengerti lalu perpisahan mengakhirinya...dan dia pergi, lalu sosok lain datang menggantikannya.

Sederhana.
Seperti itulah kehidupan,

Keseluruhannya adalah pelajaran, kesemuanya fatamorgana, penuh dinamika dan berubah ubah mengikuti desiran waktu yang beriak.

Kadang kita merasa disakiti, kadang kita menyakiti.

Ada saatnya maaf seperti sepotong kata tidak berguna, terdiam tenggelam bersama kerabat kebencian dan penyesalan. Seakan tidak sadar bahwa rangkaian peristiwa itu tidak begitu saja terjadi.

Semua manusia yang datang dikehidupan kita beserta peristiwa-peristiwa itu tentunya telah ada dalam perencanaan Nya.
Jadi berbahagialah..

Terkadang berat untuk memaafkan,
Atau lidah tiba-tiba kelu saat hati menyapa nuansa fikir untuk mengirim pesan maaf, tapi nafsu masih membelenggu hingga jiwa terjebak dalam rindu dendam yang menyengsarakan..

Maafkanlah, berbahagialah..
Bukankah kita telah pahami bahwa Islam mengajarkan maaf yang sempurna?
Iyah, mudah dan indah dipahami tapi sulit ketika situasi itu menindih dada kita. Saat rusuk-rusuk seperti semakin berdekatan menghimpit hati yang tak berdaya.

Apa yang harus kita lakukan?
Kepada siapa meminta fatwa ketika hati sudah tercemari?

Sahabatku yang indah,
Hidup ini sederhana, sederhanakanlah!
Hidup ini sederhana, perhatikanlah, kita telah dibekali hati nurani dan lensa mata yang sempurna.
Dua mata terindah yang dibekali teknologi supermutakhir yang tidak akan pernah tertandingi.
Dua mata indah yang diletakan didepan,
Iyah didepan, agar kita melihat kedepan..bukan kebelakang

Jadilah orang pertama yang peduli sama hatimu, jangan tunggu seseorang membasuh luka dihatimu, karena menunggu bukan kerjaan mudah. kecil kemungkinan mereka tau hatimu karena mereka juga punya kisah..

Jangan menunggu seseorang yang tidak kamu undang,
Jangan terus menerus menyalahkan diri sendiri
Jangan terus menerus menyalahkan orang lain,
Sayangi dirimu

Alihkan perhatianmu,
bukankah mata itu untuk melihat dan hati untuk menerjemahkannya?
Alihkan perhatianmu.

Allah telah meletakan k e d u a m a t a kita didepan agar kita melihat kedepan, bukan kebelakang. Kita semua memang terlahir dari masa lalu, tapi kita tidak hidup disana lagi.

Berilah kesempatan kepada hatimu untuk tersenyum,
dan tersenyumlah..

Berhentilah menduga duga.
Sosok demi sosok yang menghampiri kita telah dikirim oleh Allah untuk menghiasi, meneguhkan dan mematangkan pribadi kita.

Keseluruhan hidup ini adalah perjalanan menuju jembatan kematian yang akan menghubungkan kita kepada hari yang abadi. Itu sangat pasti.
Jangan terjebak disatu situasi.
Senantiasa ingat peluru kematian yang setiap saat mengintaimu dari jarak yang telah ditentukan.

Sederhanakanlah obsesi itu..
Air akan tetap mengalir menuju lautan, biarkanlah mengalir..
Tapi jangan terhanyut, kayuhlah kuat-kuat.. agar kamu tidak terhanyut kepada lautan yang tidak kamu kenali..

Lautan itu tujuan..
Seluruh air di muka bumi yang indah ini menuju kesana...
Seperti semua manusia yang akan menuju akhirat,...

Oh akhirat..
Ini bukan syair ...

Ini adalah tentang jalan...
Islam itu sebuah jalanan..
Islam is A way to paradise of Allah..

Kebahagiaan itu sederhana,
Kualitas keindahannya sebanding dengan kualitas kezuhudanmu terhadap dunia ini.

Kebahagiaan adalah buah dari bunga yang bermekaran di pohon Iman.
Carilah alasan untuk bersyukur; dan kebahagiaan bersemayam disana berpacu bersama degup degup syukur; karena kebahagiaan itu sederhana".

Itulah kebahagiaan yang sesunguhnya, kebahagiaan tidak terletak di puncak himalaya, atau berlabuh di musim dingin Eropa.

Kebahagiaan adalah biasan cahaya ikhlas.
Ikhlas adalah buah dari kelopak bunga yang bermekaran dari pohon Iman dihati kita.
Maaf jika engkau bosan mendengar kata-kata Iman.

Siraman ulangi sekali lagi, bahwasannya Iman laksana sebuah Pohon dihati kita, naungannya memberi kesejukan. Dari pohonnya tunas-tunas harapan akan terus dan terus terlahir, jika kita rajin menyiraminya dengan syukur, dia akan berbunga. Bunga itu disebut kebahagiaan yang bermekaran disetiap kelopaknya, dan dari bunga itu akan melahirkan buah langka yang bernama IKHLAS

Maaf jika kata-kata siraman membuatmu tertegun dalam pengejaranmu atas kebahagiaan yang kalian definisikan.
Jangan berhenti, silahkan lari sekuat tenagamu dan buktikan, lalu katakan padaku jika kebahagiaan itu ada disana..

Katakanlah dan bernyanyilah bersama keserakahanmu..

Bahasa kebahagiaan itu bersemayam ketika bibirmu mulai bergetar berkata "Alhamdulillah...thankYou Allah.. Ini nikmat Mu.." lalu rasakanlah degup-degup syukur didadamu.

Itulah kebahagiaan, sedikit percikan ketenangan syurga yang Allah tebarkan di dunia ini.

Carilah alasan untuk bersyukur disetiap jalanan yang kamu lalui, agar bahagiamu lebih lama, agar kebahagiaan itu bertaburan mengiringi langkahmu menuju kebahagiaan yang engkau definisikan.

Iya.
Berhentilah sejenak,
Lihat kembali jalanan yang telah engkau lewati, jika engkau saat ini sedang berlari mengejar dunia; maka sadarilah bahwasannya engkau saat ini sedang berlari kearah yang berlawanan dengan kebahagiaan yang sesungguhnya. Karena dunia ini akan kau campakan..

Ingatlah tentang peluru kematian yang sedang mengintaimu setiap saat..
Tapi jangan terlalu khawatir, genderang kematian tidak akan bisa kamu hentikan..
Itu adalah perencanaan Nya yang sempurna.
Kamu dan aku hanyalah hamba..
Tugas kita hanya mempersiapkannya..

Dan berbahagia didalamnya..
Berbahagialah, sederhanalah.
Karena Rasulmu yang mulia, telah mengajarkannya..



Loading...
loading...

Leave a Comment